Beragam Kerajinan dari Bambu Produksi Amygdala Bamboo

Jakarta – Bagian utama pada batang bambu yang sudah tua dapat dijadikan sebagai alat memasak tradisional. Selain itu batang bambu dapat dikelola menjadi berbagai bentuk kreasi seni yang bermanfaat, seperti dekorasi, kontruksi, transportasi sampai dijadikan untuk intrumen alat musik yang unik dan klasik, seperti angklung dan seruling.

Di tangan Harry Mawardi pelaku seni asal Bandung, bambu menjadi bentuk dan jenis produk modern craft yang elegan. Lulusan Institut Teknologi Bandung tahun 2009 ini berhasil memadukan bambu dengan keramik, kayu dan zat logam lainnya, sehingga menjadikan produk yang sangat indah.

Pemilik label produk Amygdala Bamboo, Harry Mawardi menjelaskan, pemilihan bambu dalam menuangkan karya seninya, karena semua unnsur yang dimiliki bambu mulai dari akar, bonggol, batang sampai daunnya dapat bermanfaat.

Pria kelahiran Bandung 5 April 1986 ini menceritakan, awal mulanya untuk mendirikan unit usaha sendiri di bidang seni desain produk, karena di tahun 2009 sudah terlibat langsung sebagai pengajar di almamater ITB, yang selalu melakukan kunjungan ke perajin di pelosok desa, Jawa Barat dan melakukan penelitian dan riset.

Kemudian timbul keinginan untuk mengembangkan bagaimana seni kreatif dari bahan bambu dapat diterapkan dalam skala besar untuk dapat membantu meningkatkan kesejahteraan warga pedesaan khususnya para perajin seni bambu untuk mencapai target pasar yang tepat sesuai dengan kebutuhan para pecinta seni dari bambu.

Bersama alumni ITB, ia bermitra dengan 8 kelompok perajin di desa Mekarsari Limbangan Garut, Jawa Barat. Pemilihan kata Amygdala Bamboo sebagai label produk menurut Harry Mawardi, berasal dari bahasa kedokteran yang mengindikasi sebuah jaringan otak, yang memberikan reaksi cepat dalam menciptakan sesuatu seni yang diterapkan ke dalam media bambu. Sebab konsep yang ingin ditawarkan kepada khalayak ramai adalah seni yang mudah diterjemahkan dalam kehidupan sehari hari, baik bagaimana penggunaan seni dan perawatan seni yang sangat mudah, cepat dan efesien.

Produk Amygdala Bamboo, bukanlah barang mewah yang mahal harganya, melalui konsep pasar menengah ke atas yang sasarannya adalah untuk kalangan kaum muda Indonesia. Produk yang diciptakan Amygdala Bamboo dibandrol untuk produk fashion termurah adalah sekitar Rp 70.000,- hingga untuk produk tersulit yakni di bidang furniture mencapai Rp 2.500.000,-.

Sejak lima tahun terakhir, Amygdala Bamboo telah mengalami peningkatan jumlah produksi yang sangat signifikan. Hal ini terbukti, semakin meningkatnya kualitas dan kesejahteraan hidup para perajin yang bermitra kerja dengan Amygdala Bamboo, sehingga jaminan mutu produk yang diberikan kepada para konsumen tidak dapat diragukan lagi. (Agus Sukmadi)

 

Inacraftmagz/Agus Sukmadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *