Beragam Macam Sinegritas

Keseriusan pemerintah dalam pengembangan UMKM terlihat dari penyebaran program pengembangan UMKM yang ada di sejumlah Kementerian, baik yang ada di bawah Menko Perekonomian seperti Kementerian Koperasi dan UKM Koperasi, Kementerian BUMN maupun Kementerian Pariwisata.

Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga menegaskan, sinegritas sangat penting dalam pengembangan sektor UMKM dan pariwisata. Tanpa adanya keselarasan maka kedua sektor tersebut tidak akan mampu berkembang optimal.

“Potensi sudah ada. Pengembangan UMKM dan pariwisata harus selaras. Tanpa ada UMKM maka pariwisata tidak jalan dan tanpa ada pariwisata maka UMKM juga tidak bisa apa-apa. Semua perlu melakukan sinergi, bukan hanya pelaku usaha tapi juga antarkementerian. Maka mari kita bersinegri dan menjalin komunikasi dan silaturahmi,” Ujar Puspayoga.

Hal tersebut telah dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementerian Pariwisata di Provinsi Bengkulu. Di Provinsi Bengkulu, upaya sinegritas dilakukan untuk mengoptimalkan potensi UMKM dan sektor pariwisata. Menurut Menkop UKM Puspayoga, kondisi geografis di Bengkulu yang memiliki garis pantai sangat panjang merupakan modal untuk mengembangkan industri pariwisata. Ia menambahkan maraknya pedagang kaki lima di sekitar pantai juga merupakan aset bagi perekonomian wilayah setempat.

Sinegritas ABG

Dalam menghadapi pasar global, UMKM dituntut untuk meningkatkan daya saing. Untuk itu, sangat perlu adanya sinegritas antara UMKM, Akademisi dan Pemerintah. Menurut pakar manajemen, Agus Dwi Santoso, untuk meningkatkan daya saing UMKM perlu dilakukan sinegritas oleh pihak Akademisi, Bisnis dan Government (ABG).

Agus Dwi Santoso menyebutkan, bahwa UMKM mempunyai peran cukup besar dalam menopang perekonomian kerakyatan. Namun, yang sering menjadi persoalan di UMKM adalah kemudahan untuk mendapatkan modal. Di sinilah diperlukan peran pemerintah untuk mendukung permodalan UMKM.

Sinegrits tersebut dapat diwujudkan dengan baik melalui adanya suatu lembaga yang terintegrasi guna pembinaan di bidang pemasaran, produksi dan teknologi, kompetensi SDM dan akses pendanaan yang flexible agar UMKM mampu mengembangkan usahanya ke arah yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Sinegritas UMKM Centre

Salah satu bentuk sinegritas yang dibangun di Kota Denpasar dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif adalah berupa UKM Centre. UKM Centre Kota Denpasar merupakan pusat penelitian dan pengembangan ekonomi kreatif kolaborasi 3 pilar penggerak pembangunan (Pemerintah, Akademisi, Swasta) untuk memajukan UKM Kota Denpasar.

UKM Centre berfungsi sebagai pusat pengembangan dan penelitian ekonomi kreatif Kota Denpasar. Ada beberapa hal yang ingin dicapai dari pembentukan UKM Centre ini. Pertama, memberika tempat bagi kegiatan pelatihan yang dilaksanakan baik oleh Pemerintah Kota Denpasar, lembaga pendidikan dan penelitian ataupun lembaga lain kepada pengusaha di Kota Denpasar.

Kedua, sebagai tempat pembinaan terhadap industri kecil dan menengah serta pedagang di Kota Denpasar. Ketiga, sebagai pusat pengembangan dan penelitian ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Keempat, sebagai tempat pertemuan dan diskusi antar pengrajin, asosiasi pedagang dan pembina. Kelima, sebagai tempat pengembangan e-commerce dan pemanfaatan teknologi informasi di bidang perdagangan maya. Keenam, sebagai tempat inkubator bagi penumbuhan embiro bisnis baru di Kota Denpasar. (Ahmad Jauhari dan Adyan Soeseno)

 

Inacraftmagz/Ade Fitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *