Pelajar Indonesia di bidang Fashion Design Unjuk Talenta dalam Mempromosikan Kualitas dari Kapas Amerika pada Industri Pakaian Sehari-hari

COTTON USAÔ dan Nesvara menantang Pelajar dari 3 Sekolah Design Fashion dalam kompetisi design pakaian sehari-hari yang menggunakan Kapas Amerika

Jakarta – COTTON USA dengan dukungan dari CCI (Cotton Council International) menyelenggarakan sebuah kompetisi untuk para pelajar design fashion di Indonesia, bertemakan “DAILY ME WITH COTTON USA SCHOOL COMPETITION” untuk menginspirasi dan mendukung mereka didalam mengembangkan kualitas industri pakaian sehari-hari di Indonesia, yang terbuat dari kain dengan kapas Amerika. Hari ini, hasil dari design mereka untuk kategori fashion anak-anak, remaja, dan dewasa, akan dipertunjukkan di depan dewan juri. Acara ini diselenggarakan di Fable, SCBD – Jakarta Selatan.

Cotton Council International, atau CCI, adalah sebuah asosiasi dagang non-profit yang mempromosikan serat kapas Amerika dan produk manufaktur dari kapas seluruh dunia yang menggunakan tanda khas COTTON USAÔ.

Sebanyak 20 kontestan dari 3 sekolah design fashion di Jakarta, mengikuti kompetisi perdana yang diselenggarakan oleh Cotton USA di Indonesia. Mereka ditantang untuk menunjukkan rancangan yang paling kreatif dan inovatif untuk kategori pakaian sehari-hari, menggunakan bahan kain yang mengandung kapas dengan kualitas tinggi, yang tumbuh di Amerika, namun diolah di Indonesia.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap untuk menginspirasi pelajar design fashion di Indonesia mengenai pentingnya memiliki pengetahuan yang baik tentang bahan. Di waktu yang sama juga meningkatkan pengertian mereka akan kapas berkualitas tinggi yang di produksi dari Amerika. Kapas Amerika berkualitas tinggi ini sudah digunakan sebagai bahan dasar untuk manufaktur berbagai garment fashion, oleh banyak merek fashion global, termasuk merek-merek yang sudah ada di Indonesia,” seperti dijelaskan oleh Dr Andy Do, konsultan/perwakilan dari CCI.

“Pemahaman yang baik mengenai kualitas yang tinggi dari kapas Amerika, akan membantu pelajar dalam memilih kain yang cocok untuk digunakan dalam kreasi mereka. Sebagai calon trendsetter dari industri Fashion di Indonesia di masa mendatang, kami percaya bahwa sangat penting bagi mereka untuk memiliki pengetahuan yang kuat mengenai segala hal menyangkut kain katun, mulai dari bahan dasar hingga produk akhir.”

Kapas yang diproduksi dari Amerika sudah dipakai dalam pembuatan kain, dan kain ini telah digunakan secara luas untuk produksi garmen yang dijual di Indonesia dan dunia oleh banyak merek fashion international, seperti Levis, GAP, Zara, H&M, Ralph Lauren, dan masih banyak lagi. Mulai dari pakaian sehari-hari sampai “high fashion” COTTON USAÔ sudah menjadi “jiwa” dari industri fashion. Banyak dari merek fashion tersebut juga sudah dikenal dan dijual dikalangan konsumer Indonesia.

“Walaupun COTTON USAÔ sudah menjadi bahan utama dari berbagai merek produk fashion, konsumer masih kurang memahami apa dan siapa dibalik semua pakaian, gaun ataupun kemeja yang mereka miliki di dalam lemari, “ tambah Dr Andy Do.

“Melalui kompetisi ini, dengan merangkul pelajar design fashion, kami menekankan pentingnya pengetahuan akan kualitas dari kapas Amerika, ketika konsumer memilih dan membeli bahan, dalam hal ini, adalah pakaian mereka sehari-hari.

Berkomentar tentang kompetisi ini, Ibu Jenny Yohana Kansil – Principal & Director of Instituto Moda Burgo Indonesia, menambahkan “Kami sangat senang pelajar sekarang memiliki wadah untuk menunjukkan talenta dan kompetensi mereka. Tidak hanya mereka harus menujukkan inovasi dan design yang kreatif, tetapi juga sebuah proses yang penuh pertimbangan dalam memilih bahan yang paling cocok, yang dapat membantu mereka mewujudkan design yang diinginkan. Kami sangat menghargai COTTON USAÔ dan CCI yang telah memberikan kesempatan unik ini kepada pelajar muda Indonesia untuk berkompetisi dan menunjukkan talenta hebat mereka.”

Ada tiga kategori untuk kompetisi ini, pelajar harus mempersiapkan rancangan yang berbeda untuk pakaian sehari-hari yaitu; untuk anak-anak, remaja, dan dewasa. Setiap sekolah ditantang untuk mempersiapkan murid-muridnya untuk berkompetisi di masing-masing kategori tersebut.

“Tantangan untuk kami tidak hanya untuk meghadirkan konsep design yang belum pernah ada sebelumnya, tetapi juga untuk memilih bahan terbaik yang terbuat dari kapas Amerika, untuk digunakan dalam design kami,” ujar Selwyn Revia, dari LaSalle College Jakarta. “Untuk kompetisi ini, Saya menamakan konsep design saya Casual Streetwear, terinspirasi oleh gaya yang lebih maskulin/tomboy. Saya banyak menggunakan 100% katun sebagai bahan yang terbuat dari kapas Amerika, untuk design saya.”

Peserta lain dari BINUS Notrhumbria School of Design – Winny Dwijaya menambahkan, “Kompetisi ini mengajarkan saya tentang pentingnya pengetahuan akan kain. Jadi, sekarang saya belajar bahwa design adalah sesuatu yang penting, tetapi juga penting untuk memiliki pengetahuan akan kain yang akan kita gunakan, sehingga saya bisa menunjukkan design saya secara baik.”

Pakaian sehari-hari haruslah nyaman, dan juga tahan lama. Oleh sebab itu, pakaian sehari-hari memerlukan penggunaan kain yang baik dan mengandung kapas berkualitas tinggi, seperti kapas dari Amerika.

Produk-produk COTTON USAÔsudah berada di Indonesia dan di dunia, dan mereka terkenal karena hal-hal sebagai berikut:

  1. KUALITAS TERBAIK: Kapas Amerika merupakan kapas yang 100% dipetik oleh mesin dan tentunya bebas dari kontaminasi.
  2. KONSISTENSI TINGGI: Kapas-kapas Amerika Serikat menawarkan keseragaman nilai dan serat-serat yang konsisten, memberikan dukungan kepada bisnis Anda dengan produktivitas yang maksimal.
  3. KESINAMBUNGAN: Kapas Amerika memiliki sistem yang paling komprehensif untuk mengawasi dan mengukur semua nilai-nilai penting yang mendukung kesinambungan produksi. Seperti sistem yang ketat dari pemerintahan mereka.
  4. TRANSPARANSI: Kapas Amerika 100% terklasifikasikan dan dapat ditelusuri di perkebunan jika diperlukan.
  5. PENDAMPINGAN PROSES SOURCING: COTTON USAÔ kerap menggelar acara-acara untuk keperluan networking, inovasi dan edukasi serta merangkul semua yang terlibat dalam jejaring pemasok.

“Kita semua mengetahui bahwa kualitas terbaik merupakan “komponen” dasar dari bahan pakaian, terutama dalam pakaian sehari-hari – karakter yang sangat spesifik,” tambah Bpk. Uhandanny Soebiantoro – GM Commercial PT Lucky Print Abadi, selaku sponsor kompetisi. “Saya senang menjadi bagian dari inisiatif ini dimana kita dapat melihat bakat dari pelajar muda Indonesia yang akan memegang kunci masa depan industry busana kenamaan Indonesia.

Ada tiga kelompok tekstil Indonesia yang bertindak sebagai sponsor dalam acara ini: mereka menyediakan kain gratis yang terbuat dari kapas Amerika kepada peserta, untuk diproduksi sesuai rancangan mereka. Mereka adalah PT APAC INTI CORPORA, PT ARGO PANTES dan PT LUCKY PRINT ABADI.

Melihat hasil akhir dari desain yang dipamerkan oleh para kontestan, COTTON USAÔsangat senang karena para peserta telah menunjukkan bakat dan keahlian mereka, pada kompetisi ini dengan mengembangkan dan membina industri busana kapas Amerika di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *