Tekad Yang Kuat Membawanya Jadi Pengusaha Sukses

Produk Kerajinan Tembaga dan Kerajinan Kuningan Cepogo, Boyolali telah diakui dan mampu memberikan hasil yang memuaskan karena selalu mengedepankan kualitas produk.

Tembaga merupakan salah satu logam yang banyak digunakan dan dimanfaatkan untuk berbagai jenis kerajinan. Kerajinan tembaga memang memiliki banyak jenis produknya, seperti lampu gantung, lampu dinding, lampu hias, meja hingga bathub tembaga.

Perajin tembaga kini semakin banyak, namun yang paling banyak dikenal adalah perajin tembaga asal Cepogo Boyolali, Jawa Tengah yang memang sudah terbukti selalu menghasilkan kerajinan berkualitas. Salah satu perajin tembaga asal Cepogo Boyolali yang terbilang sukses adalah Muhammad Mansur.

Mansur, sapaan akrabnya, menjadi perajin tembaga sejak tahun 2003. “Awalnya saya adalah perajin tembaga dengan keahlian yang diturunkan oleh orang tua dan tidak punya pengalaman, cuma nekat saja. Namun berkat sering ikut pameran, dan saya manfaatkan untuk banyak berkomunikasi dengan banyak orang, maka saya mendapatkan pembelajaran yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Mansur, menjadi seorang pengusaha bukan dilihat dari perencanaanya saja, tapi juga harus mempunyai tujuan, mau seperti apa usahanya. Kalau hanya perencanaan saja tapi tidak ada eksekusinya ya percuma pasti tidak berhasil, dalam melakukan eksekusi juga harus dengan keberanian. Hasil akhirnya hanya satu, gagal atau berhasil.

Prinsip saya itu, jadi pengusaha harus dibangun dengan komitmen yang tinggi dan berani memutuskan. Dan kita bisa dikatakan berhasil kalau sudah pernah gagal.

Mansur pun mengisahkan awal mulanya membangun usahanya. Waktu itu, Mansur merasa minder dengan lingkungan sekitar dimana sebagian besar anak seusianya dapat meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, sedangkan ia karena keterbatasan ekonomi hanya mampu sampai dengan SMA, yang kemudian harus membantu dalam pengelolaan usaha milik orang tuanya yaitu produksi dan perdagangan alumunium tempa seperti panci dan perabotan rumah tangga lainnya. Namun dengan berbekal kemampuan berbahasa Inggris yang diatas rata-rata anak seusianya, ia bertekad untuk dapat meningkatkan usaha tersebut. Dengan bekal tekad tersebut, Mansur muda mulai mempelajari berbagai literatur, ia membaca sebuah artikel tentang telematika.

Disana dijelaskan, kemungkinan tahun 2000 ke depan ada perkembangan teknologi. Sehingga ia paham, bahwa di masa yang akan datang pemasaran produk tidak terbatas kepada pasar tradisional, serta akan terjadi revolusi keberadaan internet dan sebagainya akan semakin berkembang. “Waktu itu, saya tidak bisa komputer tetapi bahasa Inggris saya bagus. Kemudian, tahun 2000 saya mencoba mencari info internet itu apa? Tahun 2001 saya belajar tentang internet, jadi ketika dapat uang dari pekerjaan saya sisihkan tiap minggu untuk ke warnet belajar komputer dan internet,” terangnya.

Muhammad Mansur Pelaku Kerajinan Tembaga & Kuningan
Muhammad Mansur
Pelaku Kerajinan Tembaga & Kuningan

Berkat kegigihannya, kini Mansur sudah memiliki galeri yang bernama Daffi Art yang menyediakan berbagai produk kualitas terbaik dari kerajinan tembaga. Saat ini Produk Daffi Art telah diterima baik dalam negeri maupun luar negeri.

Kerberhasilan Mansur dalam mengembangkan usahanya, tidak terlepas dari upayanya membangun hubungan baik dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Mansur menceritakan, menjalin hubungan pertama kali dengan BRI pada tahun 2006. Waktu itu, ia mengajukan kredit sebesar Rp20 juta. “Pada awalnya saya sedikit ragu untuk mengajukan kredit, takut tidak dapat mengembalikan kreditnya, namun ternyata hal itu justru menjadi penambah semangat saya dalam berusaha karena takut tidak dapat memenuhi pembayarannya,” imbuhnya.

Mansur merasakan manfaat yang besar dari pinjaman yang ia terima. Pengembangan usahanya pun berjalan lancar. “Saya sangat berterimakasih atas
bantuan pinjaman dari BRI. Dari bukan siapa-siapa dan tidak punya skill apa-apa, saya bisa berubah menuju ke arah yang lebih baik,” akunya. (Achmad Ichsan)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *