Astra Hijaukan Alam Indonesia

Gerakan penghijauan bumi bukan lagi menjadi tren kekinian, tetapi kebutuhan di tengah gundulnya hutan Indonesia. Karena itu, reboisasi atau penghijauan harus dilihat secara luas sebagai investasi untuk anak-cucu di masa yang akan datang. Hal ini sangat beralasan karena hutan Indonesia telah berkurang secara drastis.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sangat mendukung gerakan penghijauan dan pelestarian alam. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peresmian pembangunan Kebun Raya Mangrove Pertama di dunia di ICE BSD Tangerang beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan kebun raya ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebun raya sebagai kawasan konservasi keanekaragaman tumbuhan di Indonesia.

Sejalan dengan program gerakan penghijauan oleh pemerintah, PT Astra International Tbk kembali menghijaukan daerah Cianjur dengan penanaman 1.000 pohon baru, sehingga menambahkan jumlah pohon yang sudah diadopsi oleh Astra di Kabupaten Cianjur menjadi 6.700 pohon.

Penanaman pohon yang diikuti oleh wartawan, blogger, dan karyawan Grup Astra ini dilaksanakan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan penanaman pohon ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Cijedil Pudin, Ketua sekaligus Founder Green Initiative Foundation Tosca Santoso, serta penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia Awards (SATU Indonesia Awards) 2017 Ritno Kurniawan.

“Terima kasih kepada Astra yang secara konsisten selalu melakukan penghijauan di Cianjur setiap tahun. Kami juga merespons positif kegiatan ini karena selain baik untuk lingkungan, berbagai kegiatan yang dilakukan juga dapat membantu memberdayakan warga Cianjur, khususnya Desa Cijedil, untuk dapat semakin berkembang secara mandiri,” tutur Pudin, Kepala Desa Cijedil.

Berbagai jenis pohon yang ditanam di Desa Cijedil ialah pohon manggis, nangka, jengkol, dan alpukat. Tidak berhenti sampai pada proses adopsi, setiap petani di Desa Cijedil juga didorong untuk merawat minimal 60 pohon, sehingga mereka memiliki modal pemberdayaan minimal sebesar Rp2.520.000 per petani. Anggaran ini akan menjadi modal bagi mereka untuk memulai usaha rumah tangga ataupun stimulus dalam mengembangkan usaha yang telah ada sebelumnya.

Sebenarnya, kegiatan penghijauan ini telah dilaksanakan Astra pada tahun-tahun sebelumnya dengan menanami area yang gundul di Desa Tunggilis, Desa Sarongge, dan wilayah Batu Kasur yang juga terletak di Kabupaten Cianjur.

Head of Public Relations Astra Group Yulian Warman mengatakan, sejak 2008 hingga saat ini, aksi Hijau Astra untuk Negeri telah menanam 4.501.512 pohon di banyak wilayah di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Cianjur.

Menurut Yulian, kegiatan tersebut menjadi bagian dari salah satu pilar kegiatan kontribusi sosial atau corporate social responsibility (CSR) Astra melalui empat bidang, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, serta Usaha Kecil dan Menengah.

“Selain menanam pohon, Astra juga melaksanakan kegiatan lain di bidang lingkungan berupa kampanye gaya hidup ramah lingkungan bersama Astra atau Astra Green Lifestyle yang dilakukan setiap tahun sejak 2011 untuk memperingati Hari Bumi,” ucap Yulian.

Astra, lanjut Yulian, juga menggelar Jambore Adiwiyata 2017 di Kampung Berseri Astra (KBA) Kemuning Yogyakarta dan Hutan Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta. Kegiatan diikuti oleh 250 murid serta guru dari 70 Sekolah Adiwiyata SD, SMP, dan SMA dari 10 provinsi. “Kami juga mengembangkan ruang terbuka hijau bersama pemerintah daerah dengan melakukan pembangunan dan pengembangan 33 hutan dan 13 taman kota oleh Grup Astra di seluruh Indonesia,” terangnya.

Selain itu, tambah Yulian, Astra mencegah abrasi pantai dengan melakukan pembangunan tanggul dan penanaman 1.122.293 mangrove di seluruh Indonesia. Kami juga membangun kawasan hutan terpadu Grup Astra seluas 200 hektare yang akan menjadi tempat pembelajaran tentang kehutanan, keanekaragaman hayati, dan pendidikan lingkungan tentang hutan tropis Indonesia, Haroto Pusako, Astra Forest di Babakan Madang, Sentul. Kawasan seluas 4 hektare ini dikhususkan untuk konservasi 3.925 pohon dari 23 jenis tanaman buah langka.

Astra juga membuat KBA, pengembangan implementasi empat pilar CSR Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan di 71 kampung atau daerah tertentu secara terpadu yang diberi nama Kampung Berseri (Bersih, Sehat, Cerdas, dan Produktif) di 34 provinsi. “Selain itu, Astra juga melakukan pembinaan terhadap 51 Sekolah Adiwiyata di seluruh Indonesia. Binaan Astra berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri sebanyak 2 sekolah dan Adiwiyata Nasional sebanyak 15 sekolah,” papar Yulian.

Terkait Pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA), Yulian mengatakan, Astra telah membangun lima RPTRA di lima wilayah DKI Jakarta, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu. Pada prinsipnya, di mana pun instalasi Astra berada, harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar sesuai dengan butir pertama filosofi Catur Dharma, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. (Achmad Ichsan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *