Dharma Siadja: Bidik Pasar Ekspor Dunia

Ketut Siadja memulai debut bisnisnya dengan membuka stan kerajinan di Bali. Ia juga membantu usaha Fa Siadja milik orang tuanya yang memiliki divisi retail dan divisi ekspor. Saat itu, Ketut terlibat dalam segala hal di pabrik hingga produk kerajinan selesai dan dikirim ke pelanggan di luar negeri. Ia bersama istrinya lalu membangun CV Dharma Siadja yang mulai beroperasi pada 1998. Dalam kendali operasional, sang istri berperan dalam mengendalikan usaha ekspor ini.

Dengan mengusung nama besar Siadja, perusahaan ini akhirnya tampil sebagai eksportir sukses di Bali. Dharma Siadja menembus pasar ekspor Amerika dan Eropa, hingga menggeser negara-negara kompetitor dari Asia Tenggara, seperti Thailand, Vietnam, dan Filiphina. Produk kerajinan tangan berbahan baku kayu, gerabah, tanah, dan eceng gondok memang banyak diminati negara-negara di dua benua tersebut. Kini, Dharma Siadja telah sukses memproduksi dan mengekspor produk-produk kerajinan hingga mancanegara.

Dharma Siadja juga memproduksi beragam kerajinan, diantaranya kaca cermin dan beragam aksesori rumah. Beberapa material yang digunakan berupa kayu dan medioum-denisty fibreboard (MDF).

Menariknya, proses finishing di sini menggunakan potongan kayu, mosaik kaca, atau kerang. Dharma Siadja juga mengembangkan patung-patung kayu berbentuk binatang. Selain itu, sebagian produk berfungsi sebagai aksesori untuk meningkatkan estetika pada interior ruang. (Ahmad Ichsan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *